Bandung World Jazz 2010
Frans | Bandung World Jazz 2010
“Sound Through The Dimension “, adalah tema yang diusung dalampagelaran Bandung Wold Jazz Festival 2010 yang berlangsung di sabuga selama dua hari, 6-7 november 2010. Mengulang event yang sama ditahun 2009 kali ini perbaikan dari kekurangan pada tahun sebelumnya menjadikan Bandung wold jazz 2010 menjadi event yang ingin menancapkan taringnya lebih dalam untuk menjadikan Kota bandung sebagai barometer Music world Jazz di dunia.
Ini sangat mungkin terjadi dan sedang diupayakan melalui event BWJ ini, karena haya dalam event ini yang melibatkan musisi internasional yang cukup banyak dan menduduki posisi dan porsi yang sama dengan musisi lokal. Selain mengangkat pamor musisi lokal event ini juga ingin mengegaskan bahwa musik adalah bahasa universal yang bisa membuat sebuah perbedaan menjadi sebuah sinergi dalam menghasilkan harmonisasi yang menakjubkan.
Acara yang diinisiasi oleh Jendela Ide dengan melibatkan independent event Organizer, membuat event ini menjadi event penutup akhir tahun yang manis bagi warga kota Bandung dengan suguhan world jazz dari berbagai macam negara antara lain musisi Duo Maurino taufic (italy/brazil), Orkesstar Trio (singapura), Yuri Honing Quartet (holland), dan Joan & jsessel Tone (malaysia). Musisi dari indonesia pun tidak kalah sensasional dan sudah berkaliber internasional bagaimana tidak disana ada Tohpati, balawan, Imel Rosalin, Sudjiwo tedjo, Gilang ramadhan, Syahrani, Prabumi, Koko harsoe, saraswati dan lainnya belum lagi ditambah penampilan atraktif dari anak-anak dan remaja dari BWJ youth yang di asuh oleh Jendela ide yang menampilkan sebuah drama musikal.
Dengan tiket yang relatif murah, berkisar antara IDR 50.000 – 75.000, adalah harga yang sangat worthed untuk memanjakan telinga kita oleh ramuan nada-nada yang dijadikan para koki dengan aroma world Jazz. Acara yang rencananya akan berlangsung setiap tahun dan akan berlangsung marathon selama lima tahun, dan semoga akan terus menampilkan yang terbaik dalam memuaskan publik bandung khususnya dan publik Indonesia dan Internasional pada umumnya.
semoga saja dan kami tunggu janjimu di Bandung World Jazz 2011 ..
Frans A. prasetyo











