Review Lamb Of God

Posted at Saturday, May 2nd, 2009

Chris Adler drummer Lamb of God pernah menyatakan bahwa album Wrath akan mengejutkan banyak orang! mendengar pernyataan itu membuat banyak orang ingin tahu berapa dahsyat sih terror yang akan ditebar melalui Wrath ini? Ataukah hanya simbolisasi dari perubahan di sisi musik Lamb of God , kita tidak pernah tahu.
Ketika saya mendapatkan album ini dan mendengarkannya, ternyata tidak ada yang mengejutkan: tidak terlalu banyak yang baru. Tidak buruk memang, hanya saja tidak ada yang baru dalam artian tidak ada sesuatu dari album ini yang menarik sama seperti pada album-album sebelum nya.

Serangan musik sejak awal sangat old school thrash metal dengan sound kekinian, dan nampaknya dari lagu pertama sepertinya LOG ingin memperkenalkan approach vokal baru Blythe, yang sedikit cukup berhasil.Secara umum konsep musik yang diusung oleh band ini tidak berubah, baik dari sisi sound, dan aransemen dan komposisi musik tidak jauh berbeda dengan Sacrament. Tapi di album ini Lamb of God berani bereksperimen memainkan tempo dan ritme yang sangat berubah dari di tiap lagu, dan terdengar lebih ?easy listening?

Bagi die-hard fans Lamb of God Mungkin terkejut mendengar lagu pertama di album ini yang berjudul the Passing.
Sebuah lagu instrumental dengan komposisi gitar akustik mendominasi di bagian utama lagu ini kemudian bertransisi ke dalam riff gitar yang sangat melodius,dengan tempo lagu yang sedang, dan menjadikan trademark untuk lagu lagu berikutnya di album ini dan menandakan bahwa Randy mencoba bereksperimen untuk bernyanyi dengan beberapa karakter vokalnya di lagu ini Jika anda menyukai album Sacrament atau album Ashes of the Wake, maka anda banyak menemukan perbedaan cukup mendasar di album ini. In Your Words cukup representatif sebagai lagu pertama , aransemen musik dipadu dengan permainan vokal yang cukup unik. Contractor justru sangat terasa unsur pengaruh Pantera, dengan formula seperti album LOG era album New American Gospel. Lagu ini kental dengan thrash metal dan groove metal yang khas new metal.
Broken Hands adalah salah satu lagu yang paling enerjik dalam album ini dengan breakdown yang bagus. Vokal Blythe terasa prima di sini. Pada Reclamation ada unsur southern music, lagu ini cukup menarik. Sedikit eksperimental dan output-nya cukup berhasil. Lagu ini cukup menjadi penutup yang pantas. Wrath mungkin lebih berpengaruh pada fans lama [atau malah kecewa?!]

Pemakaian komposisi musik dengan beat2x yang groovy dan warna musik yg berbeda dan cukup signifikan disbanding dengan album sebelumnya , menjamin anda tidak bosan untuk menyimak lagu lagu di album Wrath ini. Saya sendiri berharap akan ada sesuatu yang baru, tapi tidak terlalu mendapat apa-apa di sini. Mungkin mereka terlalu cepat merilis album? Karena sepertinya beberapa lagu di sini adalah lagu-lagu yang tidak masuk ke dalam album Sacrament atau Ashes of The Wake. At least, mereka masih memainkan musik metal yang brutal dan cukup heavy. Kalau mau sesuatu yang menarik dari Lamb Of God, mungkin menonton DVD Walk With Me In Hell akan jauh lebih menarik dan ini semakin menegaskan bahwa Lamb Of God telah berhasil menjadi sebuah reinkarnasi dan band metal amerika pendahulunya PANTERA.

RACID

Post to Twitter

0 Comments

YOUR NAME

EMAIL

CODE

COMMENT